Manajemen Eksekutif Grup

  • Employee Thumb

    Mansoor Al-Khater

    Group Chief Strategy Officer

    Mansoor Al-Khater adalah Chief Strategy Officer untuk Grup Ooredoo dan telah bekerja untuk Ooredoo sejak tahun 2009.

    Sebagai Group Chief Strategy Officer, Mansoor bertanggung jawab untuk mendorong pengembangan dan kemudahan Strategi Grup, menyusun Arahan Strategis untuk Grup dan OpCo Grup, mendorong Komunikasi Strategi, serta mengidentifikasi dan melacak KPI Kinerja Utama guna menjamin Pelaksanaan Strategi secara optimal.

    Sebelum memegang jabatan ini, Mansoor memegang posisi Chief Strategy Officer di Ooredoo Qatar, di mana dia berkontribusi terhadap Rencana Bisnis Strategis divisi setiap tahun, memfasilitasi tinjauan kinerja perusahaan per kuartal dan per tahun, serta berinteraksi dengan pemangku kepentingan utama guna meningkatkan kinerja operasional.

    Mansoor berpengalaman lebih dari 20 tahun di bidang rekayasa dan bisnis, termasuk sebelas tahun berkarier di Qatar Petroleum.

    Selain itu, Mansoor adalah mantan Anggota Dewan jaringan Arabsat dan Al Jazeera, sekarang menjadi anggota Dewan Ooredoo Tunisia, perwakilan Ooredoo untuk strategi ict QATAR, anggota Board of Trustees untuk sekolah Qatar Acadeny di Al-Wakra, dan anggota ‘Somood’ guna mewakili Ooredoo di National Resilience Committee.

    Selain mengikuti sejumlah program pelatihan profesional dan industri di Qatar dan luar negeri, Mansoor menyandang gelar Sarjana dalam Teknik Mesin dari Qatar University dan M.B.A dari Hull University. Saat ini Mansoor juga tengah mengejar gelar Master dalam Manajemen Keadaan Darurat & Bencana di Georgetown University.

  • Employee Thumb

    Sheikh Saud Bin Nasser Al Thani

    CEO Grup Ooredoo

    Sheikh Saud Bin Nasser Al Thani diangkat sebagai CEO Grup Ooredoo pada November 2015.

    Sheikh Saud Bin Nasser Al Thani bergabung dengan Ooredoo (ketika masih bernama Qtel) tahun 1990. Sejak itu, Sheikh Saud memiliki berbagai pengalaman di bidang komunikasi internal, administrasi kepegawaian, sumber daya manusia, serta kebijakan dan prosedur.

    Selama berkarier di Ooredoo, beliau pernah menjabat Asisten GM Sumber Daya Manusia, Direktur Komunikasi Internal, dan Direktur Eksekutif, Layanan Umum. Beliau pernah  menangani proyek-proyek penting seperti restrukturisasi organisasi tahun 1998, peninjauan struktur tahun 2000, serta evaluasi pekerjaan dan pengkajian kompensasi dengan para auditor KPMG di Ooredoo. Tahun 2005, Sheikh Saud diangkat sebagai Direktur Eksekutif Bisnis Khusus, yang membuat beliau dan unitnya aktif menangani televisi kabel, telepon berbayar, halaman kuning (yellow pages), serta layanan direktori dan stasiun pantai. Tahun 2007, beliau diangkat sebagai Direktur Eksekutif untuk SDM Grup. Beliau juga menjadi anggota Dewan Pembina untuk Komite Penyelenggara Asian Games Doha.

    Sheikh Saud menjadi CEO di Ooredoo Qatar tahun 2011. Beliau memimpin Ooredoo Qatar mengembangkan posisinya menjadi penyedia jasa komunikasi yang paling dipilih di negara itu, serta mendukung perluasan portofolio produk dan layanannya, sehingga menjadikan Qatar sebagai salah satu pasar yang paling berhasil dan konsisten dalam Grup. Kinerja Ooredoo Qatar yang kokoh ditandai dengan pencapaian lebih dari dua pertiga keseluruhan pertumbuhan pendapatan di Qatar, separuh dari pertumbuhan pendapatan layanan mobile, dan empat perlima dari pertumbuhan pelanggan mobile baru – keberhasilan yang terus berlanjut selama kepemimpinan beliau sebagai CEO.

    Beliau pernah menjabat berbagai posisi penting di Grup Ooredoo, termasuk Komisaris Utama Ooredoo Kuwait; Wakil Komisaris Utama Ooredoo Oman; dan anggota Komisaris Asiacell. Beliau juga menjadi anggota Komisaris Arabsat; anggota Direksi Hellas-Sat; dan anggota Komisaris Direksi INJAZ Qatar.

    Sheikh Saud meraih gelar Sarjana Administrasi Publik dari Western International University, Phoenix, Arizona. Beliau juga meraih gelar Sarjana Administrasi Bisnis.

     

  • Employee Thumb

    Waleed Mohamed Al-Sayed

    Wakil CEO Grup Ooredoo

    Waleed Al Sayed diangkat sebagai Wakil CEO Grup Ooredoo dan CEO Ooredoo Qatar pada November 2015.

    Melalui berbagai tanggung jawab manajerial dan dewan di perusahaan-perusahaan Grup Ooredoo, Waleed telah mengembangkan pengalaman yang kaya di sektor informasi dan teknologi, baik di Qatar maupun di kawasan yang lebih luas. Sebelumnya beliau pernah menjabat Chief Operating Officer di Ooredoo Qatar dan saat ini menjadi Komisaris Utama Ooredoo Tunisia; Komisaris Utama di anak perusahaan Ooredoo STARLINK – Qatar; dan anggota Komisaris MEEZA (usaha patungan di bidang teknologi antara Ooredoo dan Qatar Foundation). Waleed menjabat Wakil Komisaris Utama Ooredoo Aljazair. Beliau juga menjadi Ketua Tim Bola Tangan (Handball) Qatar dan anggota tim Sepakbola Ooredoo. Beliau meraih gelar Master Eksekutif di bidang Administrasi Bisnis dari HEC Paris dengan kehormatan penuh.

    Waleed bergabung dengan Grup Ooredoo tahun 1987 dan beliau pernah menempati posisi manajerial di bidang Penjualan, Pemasaran, Pengembangan Bisnis, Strategi, Manajemen Proyek, Komunikasi, dan Layanan Pelanggan. Beliau pernah diangkat sebagai Direktur Eksekutif untuk bidang Komunikasi Grup tahun 2003. Saat memegang posisi strategis ini, Waleed memainkan peran penting untuk menerapkan rencana bisnis di perusahaan dengan strategi jelas, yang secara signifikan meningkatkan citra perusahaan serta memperkokoh posisi perusahaan dalam relasi komunitas internasional. Beliau juga mengembangkan dan melaksanakan sejumlah inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang telah berhasil menempatkan Ooredoo di antara para pelaku CSR terkemuka di negerinya. Dalam kurun waktu ini, beliau berperan penting dalam keberhasilan sejumlah kampanye yang membuat Ooredoo (sebelumnya Qtel) meraih berbagai penghargaan bergengsi skala internasional di industri ini.

    Waleed diangkat sebagai Direktur Eksekutif – Layanan Pelanggan tahun 2006 untuk memperbaiki dan lebih meningkatkan layanan pelanggan. Dalam kurun waktu penting menyusul liberalisasi pasar telekom Qatar dan pengenalan terhadap kompetisi, beliau memimpin transformasi Pusat Layanan Pelanggan di perusahaan menjadi lebih berorientasi pada pelanggan dan penjualan ritel, dengan tujuan lebih dekat ke pelanggan. Desain toko ritel baru berhasil memenangkan penghargaan tingkat dunia sebagai “Desain Toko Ritel Terbaik” tahun 2009. Prestasi di awal jabatan beliau ini diikuti dengan pujian dan keberhasilan lain tahun 2010, ketika Ooredoo memenangkan penghargaan terbanyak di ajang “Contact Centre World Awards” yang digelar di Inggris, di mana presentasi Waleed meraih Penghargaan Emas untuk Layanan Pelanggan Terbaik di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA).

    Tahun 2011, Waleed diangkat sebagai Chief Operating Officer Ooredoo Qatar. Di masa kompetisi yang memuncak ini, beliau berhasil memimpin bisnis untuk terus bertumbuh, meningkatkan titik berat pada para pelanggan, dan budaya bisnis yang lebih dinamis.

     

  • Employee Thumb

    Mohanna Nasser Al Nuaimi

    Chief Human Resources Officer untuk Grup

    Mohanna Nasser Al Nuaimi telah memainkan peran penting dalam mengembangkan strategi dan model operasional Sumber Daya Manusia (SDM) di Grup Ooredoo. Dalam peran ini, beliau bertanggung jawab terhadap program-program kepemimpinan Grup dan Mobilitas Global.

    Mohanna juga menjadi anggota Komite Manajemen Grup Ooredoo, serta Anggota Direksi dan menempati posisi komite Direksi di sejumlah perusahaan operasional Grup Ooredoo.

    Sebelum diangkat sebagai Chief Human Resources Officer untuk Grup tahun 2008, Mohanna pernah menjabat Direktur Eksekutif SDM Grup di Ooredoo Qatar, dan Manajer Senior Layanan SDM dan Kebijakan SDM Grup di Ooredoo Qatar.

    Sebelum bergabung dengan Qtel, Mohanna pernah berkarier sebagai kepala HRA dan HRD, serta menjadi teknisi senior untuk Qatar General Electricity & Water Corporation dari tahun 1992-2005. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Qatar University.

  • Employee Thumb

    Ajay Bahri

    Group Chief Financial Officer

    Ajay Bahri menjabat sebagai Chief Financial Officer Grup Ooredoo sejak November 2007. Dalam posisi ini, beliau mengawasi investasi, kas, layanan akuntansi, sistem dan pengendalian keuangan, serta ekonomis telekom di Grup Ooredoo.

    Ajay juga menjadi Direksi di beberapa perusahaan Grup Ooredoo termasuk Asiacell, Raywood Incorporation, Wataniya Telecom Maldives Pvt Limited, dan wi-tribe Limited.

    Sebelum bergabung dengan Grup Ooredoo, beliau bekerja untuk perusahaan layanan profesional Ernst & Young, perusahaan komunikasi berkantor pusat di Uni Emirat Arab Etisalat, serta perusahaan kimia dan material W.R. Grace and Co.

    Ajay meraih gelar Sarjana Akuntansi dari India, dan gelar Master di bidang Teknik dari MIT. Beliau juga telah memperoleh sertifikat sebagai Chartered Management Accountant dari Inggris, Chartered Accountant dari India, dan Auditor Sistem Informasi (non-praktik) dari Amerika Serikat.

  • Employee Thumb

    Izzeldin Hamed Mohamed Salih Hussein

    Group Chief Legal & Regulatory Officer

    Izzeldin Hamed ditunjuk sebagai Group Chief Legal & Regulatory Officer pada tanggal 21 Februari 2016.

    Izzeldin bergabung dengan Ooredoo Qatar pada Bulan Oktober 1992. Beliau memegang posisi Chief Legal & Regulatory Officer sejak Bulan Desember 2011. Sebelum itu beliau memegang berbagai peran di lingkup Legal & Regulatory.

    Beliau meraih gelar Sarjana Hukum dari University of Khartoum.

  • Employee Thumb

    Christian Linhart

    Group Chief Procurement Officer

    Christian Linhart was appointed Ooredoo Group Chief Procurement Officer in February 2016, after a successful period as Ooredoo’s Executive Director of Group Procurement.

    Christian first joined Ooredoo in 2015 and has played a key role in the company’s ongoing organisational transformation programme, which aims to align Ooredoo’s local procurement and sourcing strategies more closely with its global capabilities.

    He has a wealth of knowledge and experience as a procurement specialist, and in the last 10 years has secured more than 15 major procurement projects in the telecommunications space in three continents.

    Before joining Ooredoo, Christian was Deputy Group CPO in MobileTelesystems (MTS). He also served on the Board of selected MTS operating companies. Prior to that, he worked in top-tier management consulting companies, McKinsey and A.T. Kearney, finishing in the role of Principal.

    Christian has more than 18 years’ experience in the procurement field, and has received a number of significant industry awards, including a 2012 Global Procurement Leader Award, and the Russian Procurement Transparency Award, in 2011 and 2012.

    He has a Joint Master’s degree in Business Administration and Mechanical Engineering from the Technical University of Darmstadt, Germany and he has also spent a year at the University of Illinois at Urbana-Champaign, USA.

  • Employee Thumb

    Hans Kuropatwa

    Group Chief Mergers dan Acquisitions Officer

    Hans Kuropatwa adalah Group Chief Mergers dan Acquisitions Officer untuk Ooredoo Group serta telah bekerja dengan perusahaan tersebut sejak tahun 2010.

    Hans memiliki pengalaman yang luas dalam bidang merger dan akuisisi, dan telah terlibat aktif dalam pertumbuhan anorganik Ooredoo, serta penawaran untuk operasi greenfield.

    Sebelum ditunjuk pada jabatan ini, Hans merupakan Acting Chief of Group Strategy.

    Mr. Kuropatwa berpengalaman lebih dari 25 tahun dalam bidang telekomunikasi dan telah menjabag beberapa posisi tingkat tinggi di sepanjang kariernya termasuk Chief Executive Officer Vodafone Swedia dan Group Regional Managing Director of Vodafone.

    Mr. Kuropatwa menyandang gelar B.Sc. dari Imperial College London dalam Ilmu Teknik dan M.B.A. dari Manchester Business School dalam bidang Administrasi Bisnis.

Cetak
Atas