Komite Direksi

Peran Komite Direksi

Untuk membuat proses pengambilan keputusan lebih efisien dan mendukung visi yang terkait dengan tata kelola perusahaan, pada tahun 2012 Direksi Ooredoo merestrukturisasi komite-komitenya menjadi tiga komite utama yaitu: Komite Eksekutif, Komite Audit, serta Komite Nominasi dan Remunerasi. Setiap komite terdiri dari sekurang-kurangnya empat anggota yang diangkat oleh Direksi, dengan mempertimbangkan latar belakang dan kualifikasi setiap anggota. Direksi berhak mengganti setiap anggota komite kapan pun. Setiap komite Direksi bekerja sesuai dengan piagam tertulis yang disetujui oleh Direksi yang menegaskan tanggung jawab dan wewenangnya. Piagam setiap komite dipertimbangkan agar selaras dengan Peraturan Tata Kelola Perusahaan, Anggaran Dasar Perusahaan, Undang-Undang Perusahaan Komersial No. (5) tahun 2002, dan Peraturan Tata Kelola Perusahaan dari Otoritas Pasar Keuangan Qatar. Tabel di bawah ini menggambarkan komposisi setiap komite Dewan:

Komite Eksekutif:

  • Y.M. Sheikh Abdulla Bin Mohammed Bin Saud Al Thani - Ketua
  • Bapak Ali Shareef Al Emadi - Wakil Ketua
  • Y.M. Mohammed Bin Issa Al Mohannadi - Anggota
  • Bapak Hareb Masoud Al Darmaki - Anggota
  • Bapak Aziz Aluthman Fakhroo - Anggota

Komite Audit:

  • Bapak Turki Mohammed Al Khater - Ketua
  • Bapak Nasser Rashid Al Humaidi - Wakil Ketua
  • Bapak Hamad Said Al Badi - Anggota
  • Bapak Tami Hajar Al Binali - Anggota

Komite Nominasi dan Remunerasi:

  • Y.M. Mohammed Bin Issa Al Mohannadi - Ketua
  • Bapak Turki Mohammed Al Khater - Wakil Ketua
  • Bapak Nasser Rashid Al Humaidi - Anggota
  • Bapak Tami Hajar Al Binali - Anggota

 

Komite Eksekutif

Komite ini bertujuan memastikan proses pengambilan keputusan di tingkat tertinggi dilakukan untuk mencapai tujuan Perusahaan dengan cara yang fleksibel dan tepat waktu, sesuai dengan kewenangan yang didelegasikan kepada Komite oleh Direksi. Komite juga bertanggung jawab mempelajari masalah-masalah yang memerlukan rincian dan kajian mendalam sebelum dipresentasikan ke Direksi untuk keputusan akhir. Komite juga mengawasi strategi dan metode yang diterapkan Ooredoo dalam mengadopsi investasi keuangan dan strategis.

Pada tahun 2012, Komite telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan penting antara lain:

  • Meninjau peluang investasi dan memberikan rekomendasi kepada Direksi.
  • Meninjau rekomendasi untuk penghargaan kontrak, dan mengambil keputusan yang tepat.
  • Meninjau kondisi perusahaan-perusahaan Ooredoo untuk menentukan kesesuaiannya dan penempatan di pasar tempat perusahaan itu beroperasi, serta memberi rekomendasi kepada Direksi.
  • Meninjau portofolio keuangan Perusahaan.
  • Komite telah menyelenggarakan (4) pertemuan pada tahun 2012.

 

Komite Audit

Komite ini membantu Direksi Ooredoo dalam mengawasi integritas laporan keuangan Perusahaan. Selain itu Komite memberi konsultasi kepada Direksi terkait efisiensi dan kecukupan sistem pengendalian internal dan pengaturan serta manajemen risiko. Komite juga bertanggung jawab memastikan independensi dan objektivitas fungsi audit internal dan eksternal. Komite juga meninjau audit internal tahunan dan laporan auditor, serta menyiapkan laporan terkait masalah-masalah yang muncul dari pengauditan Perusahaan dan anak perusahaannya termasuk reaksi manajemen, tingkat kerja sama dan penyediaan informasi selama proses audit, serta kegunaan laporan audit versus biaya. Komite juga menyiapkan perangkat dan saluran komunikasi antara manajemen eksekutif dengan auditor internal dan eksternal.

Pada tahun 2012, Komite telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan penting antara lain:

  • Meninjau laporan audit internal tahunan dan triwulanan.
  • Meninjau rencana audit internal tahunan.
  • Meninjau semua laporan keuangan sebelum diserahkan ke Direksi.
  • Meninjau hasil Tinjauan Jaminan Kualitas Audit Internal untuk Ooredoo dan perusahaan operasionalnya.
  • Mengadopsi struktur organisasi baru dari Departemen Audit Internal untuk mencapai sinergi dan menangani masalah strategis Fungsi Audit Internal.
  • Memperkenalkan beberapa perubahan dalam Piagam Komite agar dapat melaksanakan tanggung jawab pengawasannya secara efektif.
  • Meninjau Laporan Manajemen Risiko Perusahaan triwulanan dan tahunan untuk Ooredoo dan perusahaan operasionalnya.
  • Mendukung manajemen dalam meninjau risiko utama dan rencana audit.
  • Komite telah menyelenggarakan (9) pertemuan pada tahun 2012.

 

Komite Nominasi dan Remunerasi

Komite ini membantu Direksi dalam melaksanakan tanggung jawabnya menyangkut nominasi dan pengangkatan anggota Direksi kepada Direksi Perusahaan dan perusahaan operasionalnya, serta menentukan kompensasi bagi Direktur Utama, anggota Direksi, manajemen eksekutif senior dan karyawan, serta menilai kinerja Direksi.

Pada tahun 2012 Komite telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan penting antara lain:

  • Menyelesaikan tahap pertama evaluasi dan tingkatan pekerjaan di Perusahaan.
  • Mengembangkan kriteria dan mekanisme untuk nominasi dan pemilihan perwakilan Ooredoo di anak perusahaan.
  • Meninjau dan mengangkat kandidat-kandidat di berbagai departemen dan Direksi anak perusahaan.
  • Meninjau Kebijakan Sumber Daya Manusia Perusahaan dan menyetujui perubahan terkait bantuan pendidikan bagi karyawan dan cuti penjaga pasien.
  • Komite telah menyelenggarakan (7) pertemuan pada tahun 2012.

 

Departemen Tata Kelola Perusahaan dan Komite Tata Kelola

Departemen Tata Kelola Perusahaan didirikan tahun 2008 dan bertanggung jawab untuk membantu manajemen dan Direksi dalam memastikan efisiensi serta penerapan kebijakan dan praktik tata kelola perusahaan di Ooredoo dan perusahaan-perusahaan operasionalnya. Guna memastikan pemantauan terus-menerus serta menindaklanjuti masalah dan kebijakan tata kelola perusahaan, Komite Tata Kelola Perusahaan didirikan dengan dipimpin oleh Penasihat Hukum Ooredoo. Komite ini terdiri dari dua anggota dari departemen hukum Ooredoo, Sekretaris Direksi Ooredoo, Penasihat Hukum Ooredoo, Group Chief Audit Executive, CFO Ooredoo, dan Direktur Hubungan Investor di Ooredoo yang akan mengambil peran dan tanggung jawab sebagai Compliance Officer.

Pada tahun 2012, Departemen Tata Kelola Perusahaan telah menyelesaikan sejumlah tugas penting antara lain:

  • Pengadopsian prosedur manajemen risiko di perusahaan-perusahaan operasional Ooredoo.
  • Pengadopsian prosedur whistle-blowing untuk Ooredoo dan perusahaan-perusahaan operasional.
  • Pemantauan penerapan Tata Kelola Perusahaan di perusahaan-perusahaan operasional.
  • Pengadopsian prosedur pengungkapan karyawan untuk kepentingan non-Ooredoo.
  • Pemantauan publikasi peraturan Tata Kelola Perusahaan di perusahaan-perusahaan operasional.
  • Membantu Direksi dalam melakukan penilaian tahunan dan evaluasi terhadap kepatuhan pada Kode Etik.
  • Komite telah menyelenggarakan (4) pertemuan pada tahun 2012.

 

Cetak
Atas