Era Kemitraan Baru | Ooredoo Corporate

Era Kemitraan Baru

04 November 2015
News Thumb Gallery

Tujuan global atau SDG pada tahun 2030 hanya mungkin tercapai jika sektor swasta turut berperan serta  
Oleh Shoko Noda & Vikram Sinha

Tahun 2015 merupakan tahun penting karena berbagai alasan - baik secara nasional maupun global. Tahun ini ditandai dengan perayaan ke-70 berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ulang tahun kemerdekaan Maldives ke-50, kemitraan selama 50 tahun antara PBB-Maldives, tenggat waktu penerapan Tujuan Pembangunan Milenium (MDG), dan adopsi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang baru (SDG) melalui konsultasi terluas sepanjang sejarah PBB - melibatkan 8,5 juta masyarakat di seluruh dunia.

Melihat kembali proses penyusunan dan hasil-hasil MDG, ada banyak hikmah yang dapat dipelajari dan pencapaian yang patut dibanggakan. Jumlah masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan telah berkurang lebih dari separuhnya. Dari 1,9 miliar di tahun 1990 menjadi 314 juta di tahun 2015. Jumlah anak usia Sekolah Dasar yang putus sekolah di seluruh dunia telah berkurang hampir separuhnya, dan semakin banyak anak perempuan yang bersekolah dibandingkan 15 tahun silam. Tingkat kematian anak balita di seluruh dunia berkurang lebih dari separuhnya dan rasion kematian ibu juga turun 45 persen di seluruh dunia.

Keberhasilan MDG membuktikan bahwa aksi global dapat dilaksanakan. Inilah satu-satunya jalan untuk memastikan agenda pembangunan baru tidak mengabaikan seorang pun. Tidak diragukan lagi, hanya dengan berbagi tanggung jawab dan aksi, kita dapat mengakhiri kemiskinan dan menciptakan dunia yang bermartabat bagi semua. 193 negara yang mengadopsi SDG secara sadar berupaya melakukan proses konsultasi yang partisipatif. Pembahasan tentang pembangunan berkelanjutan didorong oleh semua negara anggota bukan hanya beberapa negara dan mitra pembangunan. Organisasi Masyarakat Madani dan Sektor Swasta aktif berpartisipasi melobi untuk kepentingan global dan menetapkan agenda pembangunan untuk kesejahteraan yang lebih besar.

Dalam melaksanakan adopsi SDG, banyak perusahaan swasta memberikan komitmen mereka untuk membantu mewujudkan tujuan baru itu. Ooredoo telah melangkah lebih jauh dan memutuskan untuk membangun kemitraan efektif di tingkat negara guna memenuhi komitmennya. Grup Ooredoo secara global berkomitmen terhadap tujuan global dalam mempromosikan kesehatan yang baik, memperkokoh kesetaraan gender, mendorong inovasi dan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengadvokasi aksi yang berkaitan dengan iklim pada September tahun ini. Namun kemitraan untuk pembangunan berkelanjutan yang berlangsung di tingkat lokal dan nasional menjadi prioritas dibandingkan di tingkat internasional. Pemahaman ini mendorong perusahaan secara lokal untuk bermitra dengan PBB Maldives dalam waktu satu minggu setelah komitmen global. Sebagai perusahaan yang berfokus pada komunitas, Ooredoo dipandu oleh visi menggunakan layanan mereka untuk memperkaya kehidupan masyarakat dan mendorong perkembangan masyarakat. Mereka yakin akan kekuatan teknologi mobile sebagai enabler, untuk membawa kemajuan sosial dan ekonomi.

Mencermati inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan Ooredoo, kemitraan untuk pembangunan ini meliputi bidang ekonomi dan sosial. Ooredoo adalah pendukung aktif Pakta Konektivitas Kemanusiaan dari GSMA (asosiasi operator mobile dan perusahaan lain yang terkait), yang menunjukkan komitmen industri mobile dalam mendukung para pelanggan dan korban pertama sebelum dan selama keadaan darurat kemanusiaan. Beberapa kontribusi Ooredoo belum lama berselang antara lain "Program Senyum untuk Perdamaian" yang mendukung komunikasi di zona konflik Irak, serta menghubungkan warga dengan korban darurat setelah gempa bumi di Nepal baru-baru ini melalui teknologi VSAT. Selama Krisis Air di Maldives, Ooredoo menciptakan jalur bantuan gratis untuk berbagi informasi, menggunakan teknologi M2M untuk menemukan truk-truk air yang membagikan air di seluruh pulau dan mengkombinasikannya dengan teknologi komunikasi untuk menawarkan update secara real time bagi warga yang terkena dampak. Dukungan ini berperan penting dalam membantu masyarakat mengakses air dan mengurangi risiko meningkatnya ketegangan dan keresahan publik.

Seiring perubahan dalam konteks pembangunan, PBB di Maldives melakukan reorientasi program dan menyesuaikan dengan kebutuhan. Maldives sekarang merupakan Negara Berpenghasilan Menengah, sehingga PBB di Maldives bukan lagi sebagai donor melainkan mitra sejajar dalam pembangunan untuk memberikan solusi inovatif terhadap tantangan pembangunan. Kerangka kerja pembangunan PBB yang baru untuk 5 tahun ke depan bertujuan mendukung pemerintah dan masyarakat dalam mengurangi kesenjangan dan perbedaan di antara generasi muda dan anak-anak dengan memberikan kesempatan yang memadai bagi mereka untuk menyadari potensi mereka; meningkatkan dan memperbaiki keterwakilan dan partisipasi kaum perempuan di kantor-kantor publik, antara lain; memperkokoh tata kelola untuk meningkatkan layanan; mendukung negara beradaptasi terhadap iklim dan lingkungan yang menimbulkan tantangan pembangunan. PBB di Maldives bertujuan melakukan semua itu dengan cara sedemikian rupa sehingga manfaat pembangunan tersebar secara merata di antara masyarakat terpinggirkan dan rentan.

Dalam kurun 15 tahun ke depan, Ooredoo dan PBB di Maldives akan bekerja sama untuk memberikan solusi bermakna dan kreatif terhadap masalah-masalah utama yang dihadapi masyarakat Maldives dalam kehidupan sehari-hari. Kami juga akan berupaya meningkatkan kesadaran akan tujuan global dan bagaimana masyarakat dapat berperan serta untuk mencapai tonggak penting ini.

Pakta yang dibuat oleh sektor swasta merupakan langkah awal dan akan membantu mempercepat pencapaian. Dengan visi kami untuk kemajuan sosial dan ekonomi negara, kemitraan baru ini akan menjabarkan komitmen global ke dalam aksi nyata. PBB siap bekerja sama dengan organisasi sektor swasta baik secara global maupun di Maldives. Kami tentu saja berharap semakin banyak yang akan mengikuti contoh yang telah ditetapkan Ooredoo.

Ibu Shoko Noda adalah Resident Coordinator PBB dan Resident Representative UNDP di Maldives

Bapak Vikram Sinha adalah Chief Executive Officer di Ooredoo Maldives

Cetak